Aspek OrganisasiCSMSDasar K3

Cara Membuat Job Safety Analysis (JSA)/ Job Hazard Analysis (JHA)

job safety analysis

Job safety analysis (JSA) atau Job Hazard Analysis (JHA) adalah sebuah metode yang jamak digunakan oleh berbagai pekerja untuk menentukan bahaya yang ada dalam setiap tahapan pekerjaan dan pengendalian terhadap bahaya tersebut. Setiap pekerja akan mampu untuk membuat job safety analysis ini apabila mengerti bagaimana tahap-tahap membuat job safety analysis ini. Berikut adalah contoh JSA kosong dan 10 tahap-tahap mengisinya

job safety analysis

 

  1. Isilah profil pekerjaan. Bagian paling atas JSA biasanya mencakup nama pekerjaan, nama pekerja dan berapa lama waktu pekerjaan tersebut dikerjakan. JSA yang baik juga harusnya memiliki nomor di atasnya untuk mempermudah dalam melacaknya suatu saat apabila diperlukan.
  2. Isilah tahap-tahap pekerjaan dengan rinci. Setiap pekerjaan pasti memiliki tahapan dari persiapan hingga selesai. Sebutkan semua detail pekerjaan dan pastikan jangan sampai ada yang terlewat.
  3. Isilah kolom bahaya untuk setiap masing-masing tahap pekerjaan tersebut. Bahaya adalah suatu potensi yang dapat menimbulkan kerugian bagi pekerja. Ingatlah bahaya hanyalah sebuah ‘potensi” dia belum menimbulkan kerugian.
  4. Isi kolom risiko untuk setiap bahaya yang telah teridentifikasi. Risiko adalah dampak dari bahaya jika ia sampai menimbulkan kerugian.
  5. Isilah kolom pengendalian. Setelah menentukan risiko yang dapat terjadi, kita harus menentukan pengendalian apa yang efektif untuk menguangi risiko tersebut.
  6. Isilah kolom tanggung jawab. Pada kolom tanggung jawab, kita harus menulis siapa saja yang bertanggung jawab dan berkomitmen untuk melaksanakan pengendalian tersebut.
  7. Bubuhkan tanda tangan dan nama jelas pada isian “supervisor”. Isian tersebut berfungsi sebagai pertanggungjawaban supervisor atas semua hal yang tertulis di JSA dan memastikan bahwa JSA tersebut telah mencakup semua aktifitas yang akan dilakukan nanti.
  8. Bubuhkan tanda tangan dan nama jelas pada isian “ Safety Manager”. Isian tersebut berfungsi sebagai persetujuan dari pihak safety dan memastikan bahwa seluruh yang tertulis di JSA telah memenuhi aspek keselamatan kerja.
  9. Bubuhkan tanda tangan pada anggota tim. JSA tidak akan berarti apabila seluruh tim tidak mengetahui isi dari JSA ini. Oleh karena itu, kolom isian tanda tangan anggota tim mutlak diperlukan sebagai bukti bahwa JSA telah disosialisasikan ke seluruh anggota tim.
  10. Pastikan JSA selalu didokumentasi dengan baik. JSA akan lebih baik jika memiliki carbon copy sehingga dapat langsung digandakan dan disebarluaskan ke pihak pihak terkait

Berikut adalah contoh JSA untuk pekerjaan instalasi pipa steam baru

JSA contoh

Silakan download file excel JSA tersebut di sini Job Safety Analysis

 

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Saya berharap Anda selalu selamat

2 Comments

Komentar Anda?

Back to top button
Close