Infografik K3Uniknya K3

Infografik: Data dan Fakta Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Indonesia

Angka-angka tentang kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan bahwa kita harus memberikan perhatian serius untuk pekerja Indonesia. Menurut data dari Jamsostek pada tahun 2012, kecelakaan kerja menembus angka 103.000 kasus dengan rata-rata pekerja meninggal setiap hari sebanyak 9 orang. Jamsostek,pada tahun yang sama, telah membayar Rp. 406 milyar untuk santunan kematian dan Rp. 554 milyar untuk santunan kecelakaan kerja. Ironisnya, hanya 30% dari seluruh pekerja di Indonesia yang dilindungi oleh Jamsostek sehingga pastinya angka kecelakaan kerja yang belum dicatat bisa berkali lipatnya.

Dunia internasional pun memberikan perhatian khusus bagi kecelakaan kerja di Indonesia. International Labour Organization (ILO) pada tahun 2012 memberikan angka 29 kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian (kecelakaan fatal) dalam 100.000 pekerja Indonesia. ILO juga mencatat bahwa setiap tahunnya Indonesia mendapatkan 99.000 kecelakaan dengan 70% di antaranya menyebabkan kematian dan cacat seumur hidup. Kecelakaan kerja Indonesia telah membuat Negara Indonesia merugi hingga Rp. 280 Triliun.

Kita memang tak perlu heran terhadap besarnya angka-angka kecelakaan kerja tersebut karena penerapan K3 di Indonesia masih jauh dari kata “baik”. Di Indonesia, 1 pengawas ketenagakerjaan harus mengawasi 110 perusahaan. Sedangkan jumlah perusahaan yang sudah menerapkan Sistem Manajemen K3 baru 2.1% dari sekitar 15.000 perusahaan.

Data-data tersebut disajikan dengan sangat baik oleh Local Initiative for OSH Network (LION) dalam sebuah infografik yang menggambarkan data dan fakta Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Indonesia.

a

infografis k3

Sumber: https://www.behance.net/gallery/10510179/Infografik-Fakta-dan-Data-K3-di-Indonesia

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Health and Safety Manager di Perusahaan Multinasional, Master Degree di Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia. Selalu senang untuk berdiskusi terkait dengan K3

9 Comments

Komentar Anda?

Back to top button
Close