Aspek OrganisasiHygiene Industri

Standar Nilai Berbagai Parameter Higiene Industri

Higiene Industri merupakan sebuah ilmu untuk mengantisipasi, merekognisi, mengevaluasi dan mengkontrol kondisi tempat kerja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Para ahli dalam bidang Higiene Industri menggunakan monitoring lingkungan dan metode analisis untuk mendeteksi pajanan yang berlebih kepada pekerja, membuat pengendalian teknis, pengendalian praktek kerja dan metode lain untuk mengendalikan bahaya kesehatan (OSHA,1998).

industrial_hygiene_services

Dalam melakukan pengendalian, para ahli hygiene industri akan membandingkan hasil pengukuran dengan berbagai macam standar parameter. Berikut Katigaku rangkum berbagai macam standar Nilai Parameter Higiene Industri

No Parameter Standar Referensi Nilai Satuan
1 Ethanol Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 1000 ppm
2 Isopropanol TLVs-STEL ACGIH 2013 400 ppm
3 Naphtalene TLVs-STEL ACGIH 2013 15 ppm
4 Debu Total Nilai Ambang Batas Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 10 mg/m3
5 Particle Respirable Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 3 mg/m3
6 Suhu Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 18-30 oC
7 Kelembapan Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 65-95 %
8 Sulfur Dioksida (SO2) Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 13 mg/m3
9 Karbon Monoksida Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 115 mg/m3
10 Karbon dioksida Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 9000 mg/m3
11 Asam Sulfida Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 28 mg/m3
12 Amonia Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 35 mg/m3
13 Formaldehid Nilai Konsentrasi Maksimal Kemenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 6 mg/m3
14 Formaldehid Kadar Tertinggi yang Diperkenankan Permenakertrans No.13/Men/X/2011 0.3 ppm
15 Methanol Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 200 ppm
16 Benzene Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 0.5 ppm
17 Toluene Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 50 ppm
18 Xylene Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 100 ppm
19 Hexane Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 500 ppm
20 Butane TLVs-STEL ACGIH 2013 1000 ppm
21 Acetone TLVs-STEL ACGIH 2013 750 ppm
22 Hidrogen Sulfida Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 1 ppm
23 Paparan Sinar Ultra Ungu Waktu yang diperkenankan dalam 8 jam Permenakertrans No.13/Men/X/2011 0.0001 IradiasiEfektif.mW/cm2
24 Getaran Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 0.5 m/s2
25 Medan Magnet dan listrik Nilai Ambang Batas dalam 8 jam Permenakertrans No.13/Men/X/2011 0.5 miliTesla
26 Bising Nilai Ambang Batas Permenakertrans No.13/Men/X/2011 85 desible

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Health and Safety Manager di Perusahaan Multinasional, Master Degree di Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia. Selalu senang untuk berdiskusi terkait dengan K3

Komentar Anda?

Back to top button
Close