Uniknya K3

10 Pekerjaan Paling Berbahaya Tahun 2018

Pekerjaan paling berbahaya bisa beraneka ragam dan dapat diukur dari berbagai macam sudut pandang seperti besarnya risiko, perspektif pekerja, ataupun tingkat kematian. Di Amerika serikat, Bureau of Labor Statistics (Biro Statistik Buruh) menyusun daftar pekerjaan berbahaya dengan pendekatan jumlah kematian di tempat kerja serta fatal work injury rate yang dihitung dari tingkat kematian akibat kecelakaan kerja per 100.000 ekuivalen pekerja penuh waktu.

kecelakaan

Ilustrasi Kecelakaan

Sebelum dijelaskan di bawah ini, apakah Anda bisa menebak kira-kira apa yang ada dalam daftar pekerjaan paling berbahaya? Apakah Anda menebak pekerjaan di sektor minyak dan gas? Batu bara? Sayangnya tebakan Anda salah.

Berikut adalah 10 pekerjaan paling berbahaya di Tahun 2018 menurut Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat:

  1. Pekerja Pemeliharaan Tanah/ Tukang Kebun (Ground Maintenance Workers)

Pekerja pemeliharaan tanah/tukang kebun memiliki risiko terkena lentingan benda akibat bertumbuk dengan putaran pisau mesin pemotong rumput yang digunakan. Mereka juga harus terpapar dengan zat kimia yang mungkin digunakan dalam pemeliharaan tanaman. Selain itu, mereka juga terpapar dengan kondisi lingkungan kerja terbuka di mana panas bisa saja membuat mereka dehidrasi.

Pekerja pemeliharaan lahan

Siapa sangka, di Amerika Serikat  telah terjadi 217 kematian pada pekerjaan ground maintenance workers ini. Fatal work injury rate pun cukup tinggi yaitu mencapai 17.4.

  1. Supervisor Pekerja Konstruksi

Pekerjaan konstruksi merupakan salah satu pekerjaan yang paling menantang. Anda tidak hanya dihadapi dengan risiko fisik seperti jatuh dari ketinggian, tertimpa barang, tertusuk benda tajam, Anda juga harus menghadapi risiko psikososial seperti target penyelesaian pekerjaan, persaingan dengan rekan kerja dan tekanan masyarakat sekitar.

Menurut Biro Statistik Buruh di Amerika Serikat, 134 kematian akibat kecelakaan kerja telah terjadi pada supervisor pekerja konstruksi. Angka fatal work injury rate mencapai 18.0

  1. Petani, Peternak dan Manager Agrikultur (Farmes, Ranchers and Agricultural Managers)

Petani, peternak dan manager agrikultur merupakan salah satu pekerjaan berbahaya di Amerika Serikat. Mereka terpapar bahan kimia seperti dari pestisida. Mereka juga berisiko terpapar dari bahaya biologis seperti bakteri ataupun hewan lain. Selain itu, mereka juga berisiko terpapar bahaya mekanis seperti dari traktor yang digunakan.

Mereka tercatat telah memliki angka 260 kematian akibat kecelakaan kerja. Angka fatal work injury rate pun mencapai 23.1.

  1. Pengemudi truk dan Pengemudi lain

Pengemudi truk memiliki total kematian akibat kecelakaan kerja di tahun 2016 sebanyak 1388 menurut Biro Statistik Pekerja. Angka tersebut naik 7% dari tahun lalu dan merupakan yang tertinggi sejak tahun 2007. Kematian pada pengemudi merupakan ¼ dari total kematian akibat kecelakaan kerja di Amerika Serikat.

Pada tahun 2018 ini, pengemudi truk dan pengemudi lain telah mencapai angka 918 kematian akibat kecelakaan kerja. Fatal work injury rate untuk pekerjaan ini mencapai angka 24.7.

  1. Pekerja baja dan besi struktur (structural iron and steel workers)

Pekerja baja dan besi struktur memiliki risiko tinggi ketika melakukan pekerjaannya. Mereka terpapar panas ketika pembuatan baja. Mereka juga bisa terpapar bahaya pengangkatan barang baik secara manual ataupun dengan alat. Ketika memasang baja atau besi, mereka juga dapat terpapar risiko jatuh.

pekerja paling berbahaya baja

Total angka kematian karena kecelakaan kerja bagi pekerja baja dan besi struktur boleh dibilang kecil jika dibandingkan angka kematian pekerjaan-pekerjaan yang telah disebutkan sebelumnya yaitu “hanya” 16 kematian. Namun, fatal work injury rate nya cukup besar yaitu mencapai 25.1.

  1. Pengumpul sampah (refuse and recyclable material collectors)

Pekerja pengumpul sampah memiliki risiko terpapar bahaya biologis atau kimia dari sampah yang ada. Mereka juga harus menghadapi risiko tertabrak kendaraan lain ketika sedang mengambil sampah. Selain itu, mereka juga bisa terjatuh dari kendaraan pengangkut sampah.

Seperti pekerja baja, angka kematian pekerja pengumpul sampah ini relatif kecil yaitu 31 kematian. Namun, jumlah pekerja pengumpul sampah ini sedikit sehingga angka fatal work injury rate cukup tinggi yaitu mencapai 34.1.

  1. Pemasang atap (roofers)

Pemasang atap harus menghadapi risiko jatuh dari ketinggian ketika memasang atap. Mereka juga harus terpapar panas karena bekerja di luar. Mereka juga bisa terkena benda-benda tajam karena biasanya mereka menggunakan paku dan gergaji untuk memasang atap.

Total angka kematian akibat kecelakaan kerja yang tercatat adalah 101 kematian. Fatal work injury rate untuk pekerjaan ini mencapai 48.6.

  1. Pilot Pesawat dan Teknisi Penerbangan

Pilot pesawat terbang dan teknisi penerbangan tak bisa dipungkiri merupakan pekerjaan paling berbahaya. Mereka harus menantang ketinggian untuk dapat menjaga pesawat tetap terbang. Tak hanya di ketinggian, di tanah (ground) mereka pun harus menghadapi berbagai risiko pekerjaan seperti gerakan mekanik dari pesawat.

Pilot pesawat dan Teknisi Penerbangan memiliki angka 75 kematian akibat kecelakaan kerja. Fatal work injury rate  untuk pekerjaan ini adalah 55.5

  1. Nelayan dan Pekerja yang berkaitan dengan nelayan

Nelayan bekerja di laut sementara pekerja yang berkaitan dengan nelayan bisa jadi bekerja di pelabuhan sebagai penimbang ikan misalnya. Tak mengherankan nelayan menjadi salah satu pekerjaan yang berbahaya karena mereka harus berhadapan dengan ganasnya lautan yang kapan saja bisa menenggelamkan mereka.

nelayan pekerjaan paling berbahaya

Total kematian yang terjadi pada nelayan dan pekerjaan yang berkaitan dengan nelayan adalah 24 kematian. Sedangkan, fatal work injury rate untuk pekerjaan mereka mencapai 86.0.

  1. Penebang Pohon

Penebang pohon merupakan pekerjaan yang paling berbahaya di Tahun 2018 untuk Amerika Serikat. Penebang pohon dapat saja tertimpa pohon yang ditebang. Selain itu, gerakan mekanis dari gergaji mesin juga membuat risiko lain untuk mereka.

penebang pohon

Total kematian akibat kecelakaan kerja untuk penebang pohon adalah 91 kematian. Sedangkan, fatal work injury rate untuk pekerjaan ini mencapai 135.9  di mana angka ini jauh lebih tinggi daripada fatal work injury rate untuk nelayan.

Itulah 10 pekerjaan paling berbahaya di tahun 2018. Data yang diambil adalah data dari Biro Statistik Buruh yang cakupan datanya sangat luas. Kita tidak melihat data pekerja industri konvensional seperti minyak dan gas serta batu bara dalam 10 pekerjaan paling berbahaya ini. Cakupan data yang luas seperti yang dilakukan oleh Biro Statistik Buruh Amerika Serikat ini patut kita apresiasi karena di Indonesia sendiri belum ada data yang sampai menyentuh angka kecelakaan kerja penebang kayu ataupun nelayan.

Sumber:

http://www.ehstoday.com/safety/top-10-most-dangerous-jobs-2018

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Saya berharap Anda selalu selamat

Leave a Reply

Close
Close