Artikel Tamu K3Berita Kecelakaan KerjaK3 di Tempat Kerja

Pelajaran Dari Pekerja Tersengat Listrik Dan Tergantung Di Baliho

Kerja Listrik - Belajar Dari Kecelakaan Kerja Listrik.

Tersengat Listrik dan Tergantung Di Baliho

Beberapa waktu lalu terdengar berita yang cukup miris. Seorang pekerja tergantung di papan baliho di Depok karena diduga tersengat listrik pada saat memasang baliho tersebut. Peristiwa itu membuat warga panik dan sempat menjadi perhatian pengendara yang melintas. Akibatnya, arus lalu lintas pun sempat tersendat.

Untungnya, korban masih sempat dibawa ke rumah sakit dan masih hidup.

keselamatan kerja listrik - katigaku-lukitantra
keselamatan kerja listrik – Ilustrasi Pekerja Listrik

Berikut beritanya sehingga korban kesetrum dari berbagai sumber

Seorang pekerja di depan kantor Pusat Gadai di Mampang Pancoran Mas Depok tersengat aliran listrik dari papan reklame. Pekerja itu pun tak sadarkan diri dan tersangkut di papan reklame usai tersengat listrik.

Peristiwa itu membuat warga panik dan sempat menjadi perhatian pengendara yang melintas. Akibatnya, arus lalu lintas pun sempat tersendat.

“Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuh,” kata Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tri Hariadi.

Dari keterangan saksi, peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang memasang baliho bersama temannya. Saat korban turun akan turun dari tangga, korban sedang memegang alat bor.

“Bor tersebut menempel/menyentuh pada kabel listrik yang terkelupas,” ucapnya.

Kemudian korban tersengat aliran listrik dan tersangkut di rangka baliho. Pihaknya kemudian melaporkan peristiwa tersebut pada PLN untuk memadamkan aliran listrik.

“Korban kesetrum dengan posisi tersangkut pada rangka baliho. Korban sudah dibawa ke rumah sakit,” pungkasnya. 

Versi lain

Saksi mata, Yudi (40) mengatakan, kejadiannya bermula saat korban bersama seorang temannya selesai memasang papan reklame sebuah perusahaan.

“Tiba-tiba terdengar teriakan dan korban tersangkut di sela-sela papan reklame,” kata Yudi dilokasi, Selasa 29 Oktober 2019. Yudi mengatakan, korban langsung lemas tak sadarkan diri diatas papan reklame tersebut. “Saya juga kurang lihat persis bagaimana dia bisa kesetrum,” kata Yudi.

Korban yang tak sadarkan diri langsung dilarikan ke rumah sakit. “Korban langsung dilarikan pake angkot ke Rumah Sakit Bhakti Yudha,” kata Yudi. 

Berdasar informasi yang dihimpun Tempo, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.45. Korban bersama rekannya bernama Palah sedang memasang baliho.

Saat hendak turun dari tangga, korban sedang memegang alat bor, dan alat bor tersebut menempel/menyentuh pada kabel listrik yang terkelupas. Korban tersetrum dengan posisi tersangkut pada rangka baliho.  Lokasi kejadian pun saat ini telah diamankan oleh aparat dari Polres.”

Ternyata hal ini bukan pertama kali. Di awal tahun ini Seorang Pria meninggal saat Pasang Banner Iklan, Pria Ini Kesetrum Listrik Lalu Terjatuh dari Ketinggian dan Meninggal. Lalu Pria di Tuban ini kesetrum saaat akan memasang banner salah satu bank ternama di Indonesia (Link dan sumber ada di bawah)

Hal ini bisa terjadi juga di rumah maupun tempat kerja kita.

Ini adalah reaksi jika seseorang terkena sengatan listrik

 

Current Reaction
Below 1 milliampere Generally not perceptible
1 milliampere Faint tingle
5 milliamperes Slight shock felt; not painful but disturbing. Average individual can let go. Strong involuntary reactions can lead to other injuries.
6–25 milliamperes (women) Painful shock, loss of muscular control*
9–30 milliamperes (men) The freezing current or ” let-go” range.* Individual cannot let go, but can be thrown away from the circuit if extensor muscles are stimulated.
50–150 milliamperes Extreme pain, respiratory arrest, severe muscular contractions. Death is possible.
1,000–4,300 milliamperes Rhythmic pumping action of the heart ceases. Muscular contraction and nerve damage occur; death likely.
10,000 milliamperes Cardiac arrest, severe burns; death probable

* If the extensor muscles are excited by the shock, the person may be thrown away from the power source.

Source: W.B. Kouwenhoven, ” Human Safety and Electric Shock,” Electrical Safety Practices, Monograph, 112, Instrument Society of America, p. 93. November 1968.

Lalu bagaimana menangani korban kesetrum?

Menangani Korban Kesetrum

Menangani korban kesetrum sudah pernah saya tulis di Salah satu media Ibukota: Warta Kota. Berikut tambahan dari beberapa sumber dan rujukan lain.

  • Pisahkan Dari Sumber Listrik

Matikan Sumber Listrik. Pastikan juga untuk tidak menyentuh korban secara langsung. Jika korban masih menempel pada penyebab kesetrumnya, gunakan benda dengan tingkat konduktor rendah untuk memisahkan korban dari sumber listrik. Gunakan balok kayu atau gagang sapu.

  •  Meminta Pertolongan

Gunakan HT, Radio atau telepon seluler untuk meminta pertolongan. Jika bisa, jelaskan juga kejadian/ luka yang diderita korban. Informsi ini akan sangat membantu petugas medis yang datang.

Dlam cerita di atas, korban sempat tersangkut sehingga ada kemungkinan luka sobek atau lebam/patah karena tersangkut selain luka bakar.

  • Lakukan CPR jika perlu

Kesetrum bisa membuat seseorang pingsan dan detak jantungnya berhenti.

CPR atau Cardiopulmonary Resuscitation adalah teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti. Tindakan CPR yang disebut juga resusitasi jantung paru (RJP) tersebut juga bisa dilakukan pada orang yang tenggelam atau terkena serangan jantung.

Melakukan CPR bisa membantu Kkrban bertahan hidup. Dengan pemberian CPR atau RJP, darah yang mengandung oksigen bisa kembali mengalir ke otak dan seluruh tubuh. Henti jantung, rupanya dapat memengaruhi peredaran darah yang mengandung oksigen ke otak dan organ penting lain di dalam tubuh. Hal ini bisa memicu kerusakan otak yang dapat mengakibatkan seseorang meninggal dalam hitungan menit.. Langkah ini juga biasanya diperlukan untuk menolong orang yang pingsan.

Namun sebelum melakukan CPR pastikan penolong dan korban sama sama sudah dalam posisi aman.Pastikan cukup mendapat pelatihan agar hasilnya maksimal.

Bagaimana Mencegah Kecelakaan Kerja Listrik

Menurut OSHA, kecelakaan kerja listrik umumnya disebabkan oleh 3 hal, yaitu

  • Unsafe Equipment Or Installation,
  • Unsafe Environment, atau
  • Unsafe Work Practices.
bahaya listrik
Bahaya listrik

Oleh karena itu untuk memastikan kita aman dalam melakukan pekerjaan listrik kita harus

  1. Membaca Gambar Kerja / Diagram Listrik Dengan Benar.
  2. Memastikan Instalasi Listrik Terpasang Dengan Baik, Terutama Sistem Isolasi Instalasi Bertegangan.
  3. Membuat JSA/HIRADC Dengan Baik.
  4. Mematuhi SOP Dan Permit To Work.
  5. Memastikan Lingkungan Kerja Aman (Misalnya, Jangan Bekerja Dekat Listrik Jika Hujan).
  6. Memastikan LOTO Sudah Dipraktekkan Dengan Baik.
  7. Memstikan Peralatan Kerja Sudah Sesuai
  8. Memastikan Alat Pelindung Diri Yang Sesuai Sudah Dikenakan Dengan Baik Dan Benar Sesuai Prosedur

Demikian dari saya, semoga bisa kita bisa belajar dari berbagai kejadian ini demi keselamatan kita semua.

Ingat, Keluarga kita menunggu di rumah.

 

Luki Tantra

Trainer Sertifikasi BNSP I Asesor LSP Transafe

Artikel Terkait

Source

  • https://wartakota.tribunnews.com/2017/07/25/keselamatan-listrik-electrical-safety-di-rumah-tinggal?page=all
  • https://www.merdeka.com/peristiwa/pasang-baliho-di-depok-seorang-pekerja-tersengat-listrik.html
  • https://metro.tempo.co/read/1265893/pekerja-papan-reklame-di-depok-kesetrum-listrik-saat-bekerja/full&view=ok
  • https://www.alodokter.com/jangan-gegabah-perhatikan-cara-menolong-korban-kesetrum-yang-benar
  • http://www.nipgroup.com/blogs/programs/2015/05/5-steps-treating-electric-shock-victim-jobsite/
  • https://www.webmd.com/first-aid/electric-shock-treatment
  • https://www.osha.gov/Publications/3075.html
  • Draft SOP Training Menggunakan Listrik Transafe Indonesia
  • https://www.alodokter.com/pelajari-cpr-untuk-selamatkan-nyawa-seseorang
  • https://wartakota.tribunnews.com/2019/01/11/saat-pasang-banner-iklan-pria-ini-kesetrum-listrik-lalu-terjatuh-dari-ketinggian-dan-meninggal
  • https://kumparan.com/bloktuban/pasang-banner-bca-pria-ini-kesetrum-dan-jatuh-1536547634135728904

Luki Tantra

Associate Trainer HSE I Asesor LSP Transafe

Komentar Anda?

Back to top button
Close