sponsored

Tingkatkan Kualitas Udara di Ruang Kerja untuk Hindari Virus

Berbagai negara tengah dilanda oleh krisis kesehatan global yang terjadi di hampir seluruh dunia, yakni Covid-19. Wabah menular yang muncul di Wuhan, Hubei, China, pada bulan Desember 2019 lalu ini menyebabkan pandemi di seluruh dunia. Virus ini dapat menyerang hampir semua orang dan memberikan dampak yang berbeda-beda tergantung dari riwayat dan imunitas tubuh masing-masing yang terjangkit.

Diketahui terdapat tiga jenis rute yang bisa menularkan Covid-19. Pertama adalah transmisi dari mulut ke mulut, hidung, atau mata dari orang yang terinfeksi. Kedua adalah kontak fisik dengan cairan (seperti keringat atau air liur) dari yang terinfeksi. Ketiga adalah penghirupan tetesan mikro (microdroplets) dari orang yang terinfeksi dan tersebar melalui udara.

Airborne tranmission atau transmisi airborne terjadi atas penghirupan cairan aerosol yang dikeluarkan dari seseorang yang terinfeksi dan menjadi salah satu faktor utama tingginya penularan Covid-19 sebagai rute utama penyebaran virus.

Di Indonesia sendiri, pemerintah telah menetapkan protokol 5M yakni Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Membatasi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan. Walau begitu, virus yang terekspos tetap akan menumpuk dan dapat menularkan penyakit sehingga kita juga disarankan untuk #diRumahAja.

Masyarakat juga disarankan untuk sering berjemur di bawah matahari, karena penelitian membuktikan bahwa virus Covid-19 akan mati lebih cepat saat terpapar sinar UV dari matahari. Sebaliknya, virus ini akan memiliki jangka waktu hidup yang lama saat suhu ada di bawah suhu ruangan atau ketika cuaca sedang lembap.

Sebagai bentuk pencegahan, baca poin-poin di bawah ini untuk meningkatkan kualitas udara dan mencegah transmisi virus Covid-19 saat beraktivitas di tempat bekerja.

Source: https://www.pexels.com/photo/african-american-female-doctor-putting-on-protective-mask-6303581/

Jaga perputaran udara di dalam ruangan dengan ventilasi

CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa ruangan tertutup lebih berisiko karena memastikan orang-orang untuk berjaga jarak akan lebih sulit. Ruangan tertutup juga memiliki perputaran udara yang lebih sedikit. Cara yang efektif dalam menurunkan konsentrasi polusi dan kontaminasi yang mengandung virus dalam ruangan tertutup adalah dengan meningkatkan ventilasi udara. Anda bisa menggunakan kipas angin untuk memutar udara di dalam ruangan atau membuka jendela jika memungkinkan agar terjadi pergantian udara dari luar ke dalam ruangan.

Bersih-bersih secara rutin

Tidak hanya ventilasi, bersih-bersih dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus dari partikel-partikel yang menempel pada permukaan atau pada barang-barang yang ada dalam ruangan. Bersihkan permukaan-permukaan yang kotor dengan produk yang mengandung sabun atau deterjen untuk membunuh kuman dan partikel-partikel berbahaya lainnya. Pastikan untuk membersihkan barang atau permukaan yang sering dipegang setiap hari.

Jangan lupa untuk memastikan semua orang yang memasuki ruangan untuk mencuci tangan atau hand sanitizer. Kamu bisa meminta tolong kepada asisten bersih-bersih di tempat kerja untuk vakum secara berkala.

Pelihara tanaman indoor untuk menyegarkan udara

Tumbuhan adalah filter udara alami yang bisa Anda gunakan untuk membantu menyegarkan ruangan. Dengan menempatkan beberapa tanaman di dalam ruang kerja, bisa membantu meningkatkan kualitas udara. Anda bisa membeli tanaman kecil, seperti bunga lili atau bunga pakis bisa menjadi pilihan. Lagipula, tidak ada salahnya untuk menambah dekorasi di tengah ruang kerja supaya lebih semangat saat bekerja.

Gunakan dehumidifier dan air purifier

Lingkungan yang lembap dapat memicu pertumbuhan lumut dan mendatangkan isu kesehatan seperti alergi atau asma yang kambuh. Untuk mengurangi kadar kelembapan, Anda bisa memanfaatkan dehumidifier untuk untuk membasmi lumut dan jamur. Dengan begitu, Anda juga akan menjadi lebih nyaman untuk bekerja di kantor. Pastikan untuk mengecek mesin secara berkala agar performa dehumidifier tetap optimal.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan air purifier dengan HEPA filter untuk menangkap debu dan polutan sehingga udara yang dialirkan adalah udara bersih. Jika ingin membeli air purifier, cek terlebih dulu tingkat desibel suaranya sehingga tidak mengganggu konsentrasi saat bekerja.

Rutin menyemprot disinfektan

Dalam mendisinfektasi ruangan, pakailah barang-barang dan alat-alat disinfektan yang sudah diregistrasi oleh EPA (Environmental Protection Agency). Gunakan produk-produk tersebut sesuai dengan instruksi dan perhatikan kembali kegunaan utama dari tiap produk, mencegah adanya kesalahan saat menggunakan produk dalam ruangan.

Saat melakukan disinfektan, jangan lupa untuk membuka jendela atau pintu ruangan dan nyalakan kipas angin untuk membantu kelancaran aliran udara. Anda juga direkomendasikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker agar Anda bisa menggunakannya dengan aman.

Selain itu, saat bekerja di dalam ruangan Anda juga tidak boleh melupakan beberapa hal basic di bawah ini ya:

Menggunakan masker

Virus Covid-19 dapat berkeliaran dalam partikel kasat mata yang dapat merambat dengan cepat di udara. Walau begitu, risiko tersebut dapat diminimalisir dengan membuka jendela-jendela pada ruangan tertutup, menggunakan masker, dan mengurangi kontak dekat. Tempat makan yang tertutup tidak disarankan untuk didatangi karena orang-orang yang makan akan melepas masker dan meningkatkan risiko penularan virus.

Walaupun ruangan terbuka memiliki risiko penularan yang rendah, hindari membawa anak-anak di bawah usia 2 tahun untuk menghindari penularan. Agar lebih aman, gunakan masker medis dan jangan melepas masker jika tidak diharuskan.

Tetap menjaga jarak

Semakin banyak jumlah orang yang ada dalam suatu ruangan, semkain tinggi kemungkinan bahwa salah satu dari orang-orang tersebut memiliki virus Covid-19 dan dapat menularkannya kepada orang lain yang berada di dalam ruangan yang sama. Di Jepang, pemerintah memberikan peraturan bagi masyarakatnya untuk menghindari 3C – crowds (kerumunan), closed spaces (ruangan tertutup), dan close contacts (kontak dekat).

Perjalanan yang singkat ke supermarket akan jauh lebih aman dibandingkan makan di dalam restoran yang penuh dengan pengunjung. Untuk Anda yang ingin bepergian, vaksin sekarang sudah tersedia di rumah sakit dan puskesmas terdekat. Jadi, pastikan Anda sudah menerima suntikan vaksin untuk beraktivitas dengan lebih aman.

Baca Tulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button