Keselamatan Publik

Begini Cara Ganti Rugi Ban Pecah di Jalan Tol

Ganti rugi ban pecah di jalan tol merupakan hal yang kita cari ketika mendapatkan musibah pecah ban di jalan tol. Sebagai pengguna jalan tol, pecah ban di jalan tol merupakan sesuatu yang sangat tidak kita kehendaki karena kombinasi antara kecepatan tinggi dan ban yang pecah dapat membahayakan diri kita, belum lagi ongkos yang harus keluar untuk mengganti ban yang pecah.

Saya pernah merasakan kondisi tersebut. Saya ingin berbagi kepada safetyzen semua yang mungkin sedang mengalami kondisi serupa melalui tulisan saya ini. Berikut pengalaman pribadi saya:

Sekitar bulan Mei 2021, saya berkendara dari Cikarang menuju bilangan Jakarta Timur. Saya memutuskan untuk melalui Jalan Tol Jakarta Cikampek, Jalan Tol Outer Ring Road, kemudian keluar ke bilangan Jakarta Timur tersebut.

Saya tidak mendapatkan masalah berarti ketika melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek meskipun sebenarnya jalannya bukan yang paling mulus. Saya kemudian pindah ke JORR dengan masuk melalui Gerbang Tol Cikunir.

Ban Mobil Pecah

Setelah melakukan tap-in di gerbang tol Cikunir, saya mengarahkan kendaraan saya ke arah utara. Pada saat itu, saya berada di jalur 1 kemudian melintasi kolong tol dan siap menanjakn masuk ke badan tol utama.

Tanpa saya ketahui, ternyata ada 2 lubang cukup besar di jalur 1. Saya berhasil menghindari lubang pertama namun tidak berhasil menghindari lubang kedua karena jaraknya sangat dekat dengan lubang pertama.

Hal ini mengakibatkan ban kiri depan mobil saya pecah. Saya langsung menepikan mobil saya di jalur darurat sambal berpikir bagaimana caranya agar saya bisa keluar dari masalah ini.

Mengganti ban mobil pecah di tol

Saya berpikir karena ini di jalan tol di mana saya sudah bayar tiket masuknya, maka seharusnya ada pelayanan dari pengelola tol untuk setiap kejadian yang ada di dalam tol. Sekaligus, saya ingin complaint kepada pengelola tol bahwa jalannya berlubang dan pastinya membahayakan pengguna jalan.

Saya telpon ke contact center Jasa Marga di 14080. Petugas Jasa Marga sangat cepat dalam memberikan respons via telepon dan mereka langsung mengirimkan petugasnya ke posisi di mana saya berada. Sekitar 10-15 menit Petugas Jasa Marga sudah datang ke tempat saya.

Tanpa banyak bertanya, mereka langsung membantu saya untuk mengganti ban mobil saya yang pecah dengan ban cadangan yang tersedia di mobil. Mereka juga memberikan informasi kepada saya bahwa ban yang pecah ini bisa diganti oleh pihak Jasa Marga dengan melaporkan ke kantor Jasa Marga. Saya sangat mengapresiasi tim Jasa Marga atas servisnya yang diberikan ini.

ganti ban pecah di jalan tol
ilustrasi mengganti ban

Ban mobil pun telah diganti dengan ban cadangan. Saya pun melanjutkan perjalanan saya ke tempat tujuan saya.

Syarat Ganti Rugi Ban Pecah di Jalan Tol

Sesuai dengan arahan petugas Jasa Marga yang memberikan pertolongan kepada saya, saya kemudian mengikuti arahan tersebut untuk menuju ke Kantor Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta yang berlokasi di samping Gerbang Tol Jati Asih.

Sesampainya di sana, saya bertemu dengan petugas yang namanya disebut oleh petugas Jasa Marga. Petugas tersebut menyambut dengan ramah meskipun sebenarnya saat itu sudah masuk masa-masa liburan Lebaran. Petugas tersebut memberikan informasi bahwa untuk mendapatkan ganti rugi ban pecah di jalan tol harus melengkapi dokumen sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Polisi Jalan Raya: Surat ini menyatakan bahwa benar telah terjadi kecelakaan di jalan tol. Surat Keterangan ini bisa didapatkan dari Kantor Polisi Jalan Raya 3 yang ada di Rorotan secara cuma-cuma.
  • Surat Keterangan bermaterai:  Surat ini berisi surat keterangan kejadian versi kita dan kita nyatakan dengan sebenar-benarnya lengkap dengan materai
  • Bukti kwitasi ban baru: Kita diminta untuk membeli ban baru dengan uang kita terlebih dahulu dan diminta untuk menyimpan kwitansi pembeliannya untuk mendapatkan reimbursement. Pada saat itu, tidak ada batasan penggantian ke ban apa.
  • Foto kerusakan: Foto ban yang pecah
  • Foto perbaikan: foto pada saat proses penggantian dan foto ban baru
  • Foto kartu e-toll: idealnya adalah print out kartu e-toll. Kita bisa mendapatkan print out dengan minta tolong ke kasir Alfamart/Indomaret terdekat. Namun, kalau sulit mendapatkan itu, kita cukup memfotokan kartu e-toll yang kita pakai untuk masuk tol ketika ada kecelakaan.

Syarat telah lengkap, lantas apa?

Setelah kita melengkapi semua, kita harus membawa dokumen persyaratan Kembali ke Kantor PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta. Petugas akan memeriksa dokumen kita dan memastikan semua syarat terkonfirmasi cukup.

Setelah syarat cukup, maka dokumen pemenuhan tersebut akan disimpan oleh PT Jakarta Ring Road Operator ke PT Jakarta Ring Road Maintenance yang berlokasi di pintu tol keluar Cakung.

Mendapatkan pengembalian biaya ganti ban pecah di tol

Sekitar 1-2 minggu dari penyerahan dokumen saya ke PT Jakarta Ring Road Operator, PT Jakarta Ring Road Maintenance menghubungi saya lewat whtasapp untuk datang ke kantornya. Saya pun datang ke kantornya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Sesampainya di sana, saya diminta untuk menandatangani Berita Acara Periksa (BAP) yang menyatakan bahwa benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan ban nya pecah. Saya pun menandatangani dokumen tersebut.

Saya kemudian diberikan amplop yang isinya uang tunai dengan jumlah persis sama dengan jumlah yang keluar untuk membeli ban baru.

Komentar Terkait Proses Penggantian Ban

Secara garis besar, saya merasa puas terhadap pelayanan Jasa Marga dan PT Jakarta Outer Ring Road. Saya mengapresiasi bagaimana mereka memberikan pelayanan penggantian ban pecah ketika di jalan tol dan juga penggantian uang tunai untuk pembelian ban baru.

Untuk menambah pelayanan yang lebih prima dari Jasa Marga dan PT Jakarta Outer Ring Road, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Memastikan jalan benar-benar prima untuk dilalui oleh semua kendaraan sehingga tidak perlu ada kendaraan yang ban nya pecah
  2. Menyederhanakan proses penggantian sehingga tidak perlu mengharuskan kita untuk berulang kali mengantarkan dokumen ke berbagai tempat. Untungnya, saya tinggal di Jabodetabek, saya tidak bisa membayangkan apabila ada pengendara mobil yang rumahnya di Bandung misalnya. Mereka harus bolak-balik Jakarta-Bandung berkali-kali untuk mengganti ban.

Demikianlah tulisan saya tentang penggantian ban pecah di jalan tol. Semoga bisa memberikan manfaat untuk Safetyzen semua.

Baca Tulisan

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Health and Safety Manager di Perusahaan Multinasional, Master Degree di Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia. Selalu senang untuk berdiskusi terkait dengan K3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button