Enaknya Punya Petugas P3K Sendiri

Sebagian besar Safetyzen, pembaca Katigaku pasti sudah paham bahwa Petugas P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) harus dimiliki oleh setiap perusahaan. Bahkan, ada peraturan khusus yang mengatur yaitu Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di tempat kerja.

Petugas P3K, Kenapa Penting ?

Perusahaan/industri tunduk dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Indonesia Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pertolongan Pertama di Tempat kerja. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja selanjutnya disebut dengan P3K di tempat kerja adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja/buruh dan/atau orang lain yang berada di tempat kerja, yang mengalami sakit atau cidera di tempat kerja.

Jumlah petugas P3K juga harus sesuai. Yaitu:

—————————————————————-

RASIO JUMLAH PETUGAS P3K DI TEMPAT KERJA

DENGAN JUMLAH PEKERJA/BURUH BERDASARKAN KLASIFIKASI TEMPAT KERJA

—————————————————————-

Klasifikasi Tempat Kerja. Jumlah Pekerja/Buruh.     Jumlah petugas

                                                        P3K.

—————————————————————-

Tempat kerja dengan

potensi bahaya rendah          25 – 150.           1 orang

                          —————————————

                                > 150          1 orang untuk setiap 150 orang atau kurang.

—————————————————————-

Tempat kerja dengan

potensi bahaya tinggi          < 100          1 orang

                          —————————————

                               > 100          1 orang untuk  setiap 100 orang atau kurang.

—————————————————————-

Selain itu juga, dengan memiliki Petugas Pelaksana P3K di Tempat Kerja, berarti sudah memenuhi peraturan Undang-undang Ketenagakerjaan yaitu UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor : Per.15/Men/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja.

Studi Kasus

Mari kita simulasikan dengan sebuah kecelakaan kerja, seorang pekerja Anda jatuh dari ketinggian 3 meter. Korban mengalami cedera, patah tulang kaki dan pendarahan.

Tanpa petugas P3K, korban akan mengerang-ngerang menahan sakit hingga ambulans atau bantuan dari dokter/rumah sakit terdekat tiba. Kemungkinannya korban bisa lemas kehabisan darah, shock ataupun rusaknya tulang kaki. Kemungkinan bertambahnya luka/cedera korban jika beberapa kawannya yang tidak paham cara evakuasi korban mencoba memindahkan. Dilemanya, jika tidak dipindahkan maka akan ada kawan-kawan korban yang bersedih melihat keadaan korban dan tidak tenang untuk melanjutkan pekerjaan.

Jika Anda memiliki petugas P3K, petugas tersebut bisa memberikan pertolongan pertama misalnya melakukan pembalutan untuk menghentikan pendarahan. Melakukan bidai dan fiksasi untuk posisi tulang kaki yang patah agar tidak bergerak yang mungkin akan menimbulkan cedera tambahan. Bahkan, bisa memindahkan/evakuasi korban ke tempat lain yang lebih aman hingga bantuan datang dan rekan korban dapat kembali bekerja.

Pentingnya Petugas P3K Untuk Penulis

Namun, penulis sendiri sudah merasakan enaknya punya petugas P3K di perusahaan. Ya, beberapa waktu lalu penulis mengalami kecelakaan. Motor penulis di tabrak dari belakang. Padahal kondisi jalan dalam keadaan macet dan posisi motor yang penulis kendarai dalam keadaan berhenti.

Baca juga waktu kepala penulis dilindas motor

Saat kejadian, penulis sampai terjatuh karena ditabrak dari belakang oleh sepeda motor lain yang menabrak motor penulis. Sedikit keributan dengan pemotor yang menabrak penulis pun terjadi. Banyak Tukang Ojek online yang merapat karena keributan tersebut. Tidak berapa lama keributan di jalanan ini berakhir dengan damai karena penabrak mau memberikan ganti rugi.

Dalam keadaan luka dan nyeri, penulis kembali ke kantor. Untungnya bagi penulis, beberapa rekan penulis yang melihat penulis kembali ke kantor dalam keadan terluka langsung ‘berebut’ memberikan pertolongan.

Rekan Tharra Ayuriany dan Ayu Putri yang belum lama mengikuti pelatihan Petugas P3K sigap mengambil kotak P3K dan merawat luka penulis. Dia mengawali dengan membersihkan sekitar luka dengan alcohol, diikuti dengan pemberian obat merah dan menutup luka dengan rapi.

Dan inilah hasilnya

Hasil perawatan petugas P3K
Perawatan Luka oleh Petugas P3k

Terima kasih Tharra dan Ayu…

Beberapa hari kemudian, dengan hasil tindakan pertama tersebut, luka penulis berangsur-angsur sembuh. Dan inilah yang penulis rasakan dengan memiliki petugas P3K sendiri di perusahaan.

Insiden Peserta tersedak pada saat pelatihan.

Beberapa tahun lalu, di saat pelatihan di Transwish (Sebelum berubah menjadi TKKI) penulis pernah mendapatkan kasus peserta yang tersedak. Di saat makan siang, peserta tersedak dan assisten pelatihan yang standby di kelas waktu itu, Bapak Hadi langsung gercep bertindak. Ia melakukan Heimlich Manuvre seperti yang dipelajarinya dari kelas first aid yang diikutinya.

Ada pelatihan bersertifikat First Aid Gratis tanpa syarat, lho. Baca di Artikel Katigaku Ini

Peserta memuntahkan sisa makanan tersebut. Karena peserta masih merasakan sedikit tekanan pada tenggorokannya, tindakan emergency respon plan selanjutnya adalah membawa peserta ke rumah sakit terdekat. Waktu itu saya dan rekan -rekan membawa peserta ke Rumah Sakit Tebet. Peserta diperiksa dan diberikan obat oleh dokter jaga.

Tidak lama, ia merasa baik-baik saja dan dapat kembali ke kelas untuk mengikuti materi selanjutnya.

Dari beberapa pengalaman penulis ini, saya sangat merasakan keberuntungan karena memiliki petugas P3K sendiri di perusahaan.

Penulis berharap Safetyzen pembaca Katigaku atau rekan-rekan dari perusahaan yang petugas P3Knya belum ada, belum cukup atau belum Kompeten untuk segera menyesuaikan. Karena petugas P3K yang ada inilah yang nantinya akan kita andalkan membantu kita jika kita membutuhkan pertolongan pertama.

Oh ya, Tharra dan Ayu juga mahir melakukan CPR (cardiopulmonary resuscitation) lho. Tapi, semoga saya tidak memerlukan bantuan tersebut, ya. hehehehe

Luki Tantra

Trainer & Asesor Sertifikasi BNSP

Senior Advisor di Tenaga Kerja Kompeten Indonesia (TKKI)

—–

Siapa Yang Tidak Senang Gratisan ? Download Ebook dan Buku Panduan K3 Gratis dari artikel lain saya di bawah ini:

Materi K3 Gratis dari Health Safety Authority

25 Panduan K3 Gratis dari Health And Safety Executive- Inggris

50 Ebook K3 Gratis dari OSHA

Avatar photo

Luki Tantra

Associate Trainer HSE I Asesor LSP Transafe