Kompetensi K3

Update! Jurusan Kuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta

Tulisan akan secara berkala diperbarui

Tulisan ini bertujuan mengupdate tulisan yang sudah ada sebelumnya yang ditulis oleh founder Katigaku.top mas Agung Supriyadi, S.K.M, M.KKK dengan judul 14 Kuliah Jurusan K3 di PTN,  6 Jurusan K3 PTN di luar Jawa, dan 9 Jurusan kuliah K3 di kampus Swasta, sehingga setidaknya saat ini ada total sekitar 29 PTN/PTS yang menyelenggarakan Program Studi atau pun Peminatan K3 baik yang sarjana ataupun terapan.

Sampai saat ini, di akhir tahun 2019, penulis telah melakukan inventarisasi Prodi, peminatan K3 ataupun kuliah keselamatan dan kesehatan kerja yang diselenggarakan oleh PTN atapun PTS di Indonesia, berikut updatenya.

  1. Politeknik Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan RI
  2. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
  3. Peminatan K3, Universitas Negeri Malang (UNM), Malang
  4. Peminatan K3, Universitas Jember
  5. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Haluoleo
  6. Prodi DIV K3, STIKES Indonesia Maju (STIKIM), Jakarta
  7. Prodi DIV K3, STIKES Helvetia Medan
  8. Prodi DIV K3, STIKES Binawan, Jakarta
  9. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masuarakat, Unmul, Samarinda
  10. Peminatan K3 Universitas Widyagama Mahakam, Samarinda
  11. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UMK, Samarinda
  12. Peminatan K3 UNIBA, Balikpapan
  13. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UNIDA Gontor, Ponorogo
  14. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Akhmad Dahlan, Yogjakarta
  15. Prodi K3 , Institut Delihusada, Medan
Kuliah K3 Jurusan K3
Ilustrasi Mahasiswa di Perpustakaan

Tantangan Perguruan Tinggi K3

Dengan semakin banyaknya Prodi ataupun peminatan yang dibuka baik di PTN ataupun di PTS, tantangan muncul terkait standardisasi kurikulum dan kompetensi khusus K3 di Perguruan Tinggi tersebut. Belum adanya satu oganisasi tungal atau khusus yang mampu mengayomi dan sebagai payung bersama di bidang K3 perlu mendapatkan perhatian. Saat ini organisasi-organisasi perkumpulan hanya di bidang keilmuan saja misalnya Indonesian Industrial Hygine Assacition, (IIHA) https://www.iiha.id/, PAKKI,  ataupun Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).

Selain itu permasalahan juga muncul terkait core competensi seorang professional K3 ketika bidang K3 berada tidak hanya di Fakultas Kesehatan Masyarakat, namun ada juga di bawah Fakultas Ilmu Keolahragaan, ataupun di Fakultas Teknik.  Berikut sedikit ulasan mengenai gambaran Prodi di masing PTN/PTS tersebut :

1. POLITEKNIK KETENAGAKERJAAN KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN RI

RIWAYAT SINGKAT POLITEKNIK KETENAGAKERJAAN

Sebagai perwujudan atas kebutuhan sumber daya manusia yang profesional di Bidang Ketenagakerjaan dan sekaligus sebagai bentuk jawaban atas kebutuhan sumber daya manusia yang handal, siap pakai dan siap kerja, pada tanggal 26 Oktober 2017, Kementerian Ketenagakerjaan telah meresmikan Politeknik Ketenagakerjaan yang beralamat di Jalan Guntur Raya No. 1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Penerimaan Kuliah K3 Polteknaker
Penerimaan Mahasiswa Baru Polteknaker

Politeknik Ketenagakerjaan atau dengan sebutan Polteknaker, merupakan Perguruan Tinggi Negeri di Kementerian Ketenagakerjaan yang menyelenggarakan program pendidikan vokasi dalam disiplin ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang terkait dengan ketenagakerjaan, terdiri dari 3 (tiga) Program Studi yang dikembangkan oleh Polteknaker yaitu Program Studi Relasi Industri (D4), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (D4) dan Manajemen Sumber Daya Manusia (D3).

Pada peresmian Polteknaker ini turut hadir beberapa pejabat setingkat Menteri, Para Akademisi, unsur Pengusaha dan Serikat Pekerja/Buruh, CEO Perwakilan Industri, Pejabat Pemerintah Daerah dan jajaran Kemnaker serta para Mahasiswa Polteknaker.

 

Jurusan K3 Polteknaker
Detail Penerimaan Mahasiswa Baru

Dengan diresmikannya Polteknaker, Kementerian Ketenagakerjaan RI ingin memberikan kontribusi dan sekaligus mengembangkan sistem pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan melalui tiga Program Studinya guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia profesional pada aspek ketenagakerjaan sebagai solusi untuk mengatasi masih tingginya angka perselisihan hubungan industrial dan menurunkan angka kecelakaan kerja. (http://polteknaker.kemnaker.go.id/sejarah-kampus/). Pendaftar (calon mahasiwa) di Poltek Kemenaker ini cukup tingi dengan daya tampung yang kompetitif. Terbukuti pada tahun 2019 ini sebanyak 2.072 peserta Ikuti Seleksi PMB Polteknaker untuk merebutkan 90 bangku kuliah.

 

Berikut alamat lengkap Politeknik Kementerian Ketenagakerjaan

Informasi dan Pendaftaran

Sekretariat PMB Politeknik Ketenagakerjaan
Jalan Guntur Raya No.1, Kayuringin Jaya, Bekasi, Jawa Barat
Telp (021) 8945 6666
Email : [email protected]

Program Studi K3 FKM UNIVERSITAS JAMBI

 Sejarah

Sejarah Program Pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi (UNJA) dimulai dari pembentukan Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi pada tahun 2014. Program studi ini dibuka untuk menjawab kebutuhan Provinsi Jambi akan tenaga professional sarjana kesehatan. Pembukaan PSKM FKIK Universitas Jambi didukung oleh semua stakeholder, termasuk Pemerintah Provinsi Jambi.

Kuliah K3 Universitas Jambi
Screenshot Universitas Jambi

Dalam persiapannya, Universitas Jambi mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang tertuang dalam surat mandat Nomor 85/E.E2/DT/2014, amanat ini diperkuat dalam bentuk dikeluarkannya izin operasional melalui SK Dirjen DIKTI Nomor 107/E/O/2014 tanggal 19 Mei 2014 tentang pendirian Program Studi Kesehatan Masyarakat yang tergabung dalam Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi.

Program Studi Kesehatan Masyarakat menjadi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Jambi Nomor 297/UN21/ OT/2017 tanggal 3 Februari 2017  tentang Pendirian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jambi. Tepat pada tanggal 16 Februari 2017, dikeluarkan Keputusan Rektor Universitas Jambi Nomor 215/UN21/KP/2017 dengan susunan pengelola Dekanat yaitu  Andy Amir, SKM, M.Kes (Dekan), M.Ridwan, SKM, MPH (Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerjasama, Sistem Informasi), Dwi Noerjoedianto, SKM, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Umum, Perencanaan, dan Keuangan) dan Asparian, SKM, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni).

Saat ini terdapat kelas peminatan epidemiologi, AKK, K3, dan Promkes. Pada tahun ini prodi IKM FKM Unja tengah mengusulkan program studi K3 dengan gelar S.KKK untuk tingkat sarjana. Tahapan sudah disetujui di Dikti, namun masih ada beberapa proses kembali. Jika prodi ini berhasil dibuka, prodi K3 ini akan menjadi Prodi Sarjana K3 ke dua setelah K3 FKM Universitas Indonesia.

Visi ,Misi & Tujuan FKM Universitas Jambi

Visi

Menjadi Fakultas Kesehatan Masyarakat terkemuka, unggul dan kompeten dengan lulusan yang profesional, memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat di tingkat lokal dan nasional yang berbasis perkembangan teknologi kesehatan masyarakat di era globalisasi Tahun 2025

Misi

  1. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan akademik yang berkualitas dan kompeten.
  2. Mengembangkan dan menerapkan hasil penelitian bidang kesehatan masyarakat dalam membantu mengatasi permasalahan kesehatan lokal dan nasional.
  3. Mengembangkan dan menerapkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat lokal dan nasional
  4. Menjalin kemitraan dan mengembangkan jejaring dengan institusi pemerintah, dunia usaha, dan organisasi profesi.
  5. Menyediakan fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran yang berkualitas.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan sarjana kesehatan masyarakat yang profesional, beriman, berakhlak mulia dan kompeten di bidang kesehatan masyarakat.
  2. Menghasilkan penelitian yang mampu mengatasi permasalahan kesehatan.
  3. Menghasilkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan.
  4. Terwujudnya kemitraan dengan stakeholderyang saling mendukung.

3. Peminatan K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Malang

Profil Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat

Sejarah

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) berdiri di tahun 2008. FIK berawal dari penyelenggaraan program Diploma II Pendidikan Olahraga dan Kesehatan/POK (1981/1982) di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Pada 21 Agustus 1982, program Diploma II POK tersebut ditingkatkan statusnya menjadi Program Studi Setingkat Jurusan (PSSJ Jenjang Strata S1) Pendidikan Olahraga. Setelah itu tanggal 11 Juli 1996, PSSJ Pendidikan Olah Raga berubah lagi menjadi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Dengan perluasan mandat IKIP MALANG menjadi Universitas Negeri Malang (1999) mendorong PJKR untuk berkembang dengan membentuk Jurusan Ilmu Keolahragaan dengan prodi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan dan prodi Ilmu Keolahragaan.

Universitas Malang
Universitas Malang

Berdasarkan surat izin Ditjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 846/D/T/2008 tertanggal 13 Maret 2008 yang kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Rektor UM Nomor: 0310/KRP/H32/KL/ 2008 tertanggal 20 Juni 2008, maka terbentuklah Fakultas Ilmu Keolahragaan dengan dua jurusan/program studi yakni: Jurusan/Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK) jenjang (S1) dan Jurusan/Program Studi Ilmu Keolahragaan (IK) jenjang (S1).

Dalam perkembangannya sesuai Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 86/E/O/2012 tanggal 5 Maret 2012 tentang Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S-1) pada Universitas Negeri Malang, maka pada semester gasal 2012/2013 mulai menerima mahasiswa baru Jurusan/Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) (S1), sehingga pada semester gasal 2012/2013 Fakultas Ilmu Keolahragaan mengelola 3 Jurusan/Program Studi yaitu: Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Ilmu Keolahragaan, dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga.

Setelah itu di semester gasal 2013/2014 Fakultas Ilmu Keolahragaan mengelola 4 program studi. Berdasarkan KEPMENDIKBUD RI nomor 105/E/O/2013 tanggal 12 April 2013, FIK UM resmi telah mengelola jurusan baru yaitu Jurusan Imu Kesehatan Masyarakat (IKM) (S1) dan pada tahun ajaran 2013/2014 untuk pertama kali Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat menerima mahasiswa baru.

Visi

Mewujudkan program studi yang unggul dalam pengembangan bidang ilmu kesehatan masyarakat serta menjadi rujukan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi guna menghasilkan tenaga  kesehatan masyarakat yang profesional.

Misi

  1. Misi yang diemban Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat  FIK Universitas Negeri Malang adalah sebagai berikut:
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran bidang ilmu kesehatan masyarakat yang berpusat pada peserta didik, menggunakan pendekatan pembelajaran yang efektif, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi
  3. Menyelenggarakan penelitian dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat berbasis IPTEK yang temuannya bermanfaat bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat
  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat melalui penerapan IPTEK dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat
  5. Menyelenggarakan sistem dan pelaksanaan tata pamong di program studi yang otonom, akuntabel, dan transparan yang menjamin peningkatan kualitas berkelanjutan dalam rangka pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
  6. Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai instansi yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan masyarakat dalam rangka pelaksanaan tridharma perguruan tinggi

Kompetensi Lulusan

  1. Mampu melakukan kajian dan analisis (Analysis and Assessment)
  2. Mampu mengembangkan kebijakan dan perencanaan program  (Policy development/program planning)
  3. Mampu berkomunikasi secara efektif (Communication skills)
  4. Mampu memahami budaya setempat (Cultural competency skills)
  5. Mampu melaksanakan pemberdayaan masyarakat (Community empowerment)
  6. Memiliki penguasaan ilmu kesehatan masyarakat (Public health sciences skills)
  7. Mampu dalam merencanakan keuangan dan terampil dalam bidang manajemen  (Financial planning and management skills)
  8. Memiliki kemampuan kepemimpinan berfikir sistem (Leadership and systems thinking skills)

Peluang Kerja

Profesi Tenaga Kesehatan Masyarakat (Psl 11 UU NO 36 TH 2014)

  1. Epidemiolog Kesehatan,
  2. Tenaga Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku,
  3. Pembimbing Kesehatan Kerja,
  4. Tenaga Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan,
  5. Tenaga Biostatistik Dan Kependudukan
  6. Tenaga Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga

Peluang Tempat Bekerja

  • Dinkes
  • LSM
  • PKM
  • Rumah sakit
  • CV Konsultan pembiayaan kesehatan
  • CV Konsultan data
  • Industri
  • Dinas tata kota
  • KPA

Kurikulum Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat

Kurikulum Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang menyesuaikan kurikulum nasional yang sudah disahkan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) yaitu terdiri dari:

  1. Matakuliah Universitas: 9 SKS
    b. Matakuliah Wajib : 86 SKS
    c. Matakuliah Kearifan lokal : 18 SKS
    d. Matakuliah Peminatan : 43 SKS

Peminatan dalam Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat

Terdapat 8 peminatan dalam Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat UM yaitu:

  1. Epidemiologi
  2. Kesehatan Lingkungan
  3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  4. Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK)
  5. Biostatistik dan Ilmu Kependudukan
  6. Kesehatan Reproduksi
  7. Gizi Masyarakat
  8. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP)

Alamat Kontak IKM

[email protected]

Tampilan Penuh

David Kusmawan

Dosen Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jambi

Komentar Anda?

Back to top button
Close