Aspek Organisasi

Safety Induction untuk Acara Daring? Memang Perlu?

Pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan harus dilaksanakan secara daring untuk mengurangi mobilitas. Salah satu kegiatan yang saat ini marak dilakukan adalah webinar, dimana acara seminar yang biasa dilaksanakan di ruang pertemuan atau aula saat ini harus dilaksanakan secara daring melalui video conference dengan durasi yang cukup lama.

Meskipun diselenggarakan secara daring, kegiatan ini juga memiliki risiko bahaya keselamatan dan kesehatan kerja yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung. Risiko yang paling sering muncul yakni rasa nyeri atau pegal pada punggung, pinggang, leher bahkan kelelahan pada mata karena duduk dengan waktu yang lama di depan layar laptop atau komputer. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemberian safety induction pada webinar atau acara daring lainnya sebelum acara dimulai.

safety induction acara daring
Ilustrasi safety officer

Lalu, bagaimana penyampaian safety induction saat acara daring?

Safety induction merupakan pelatihan singkat mengenai prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara umum yang dilakukan di awal sebelum bekerja baik kepada pekerja baru ataupun kepada pekerja lama yang memerlukan pengulangan pelatihan safety induction.

Pada umumnya, safety induction berisi regulasi/kebijakan K3 perusahaaan, fasilitas atau sarana yang ada di area tersebut, kewajiban dan larangan untuk para tamu/kontraktor/pekerja baru, keadaan darurat yang mungkin terjadi dan tata cara evakuasi diri. Namun, terdapat hal berbeda untuk safety induction saat acara daring yaitu selain menyampaikan informasi terkait potensi bahaya yang dapat terjadi seperti kebakaran dan gempa bumi beserta tata cara penanganan atau evakuasi diri terdapat juga informasi mengenai aspek ergonomi.

Mengapa terdapat informasi mengenai aspek ergonomi pada safety induction saat acara daring? Hal ini dikarenakan saat acara daring berlangsung audience berada pada posisi statis (diam) dengan durasi yang lama memiliki risiko timbulnya gangguan pada muskuloskeletal dan kelelahan mata akibat ketidaksesuaian aspek ergonomi.

Safety induction saat acara daring dapat disampaikan secara lisan dengan bantuan media power point maupun video yang ditayangkan kepada seluruh audience. Penyampaian safety induction ini dapat dilakukan sebelum acara inti dimulai atau permulaan acara.

Apa saja aspek ergonomi yang dapat disampaikan dalam safety induction acara daring?

Posisi Duduk

  • Hindari duduk di atas sofa atau kasur dalam waktu yang lama atau bekerja > 1 jam.
  • Pilih kursi dengan sandaran punggung.
  • Pertahankan siku dengan sudut 90° dan tidak menggantung.
  • Disarankan menggunakan meja yang memiliki permukaan luas untuk mempertahankan posisi siku.

Posisi Laptop/Komputer

  • Posisikan layar laptop sejajar dengan pandangan mata.
  • Atur jarak mata dengan layar monitor sejauh 50-70 cm.

Temperatur

Suhu lingkungan atau ruangan kerja yang nyaman berkisar di 22°-25° C.

Kelembaban

Atur kelembaban ruangan menggunakan AC dengan setting “cool dry”, dehumidifer, kipas angin atau jendela sebagai alternatif pengatur kelembaban ruangan.

Pencahayaan

  • Pilih ruangan yang memiliki sumber pencahayaan cukup baik dari sinar matahari maupun bantuan lampu.
  • Hindari pencahayaan dari arah belakang karena dapat menimbulkan bayangan atau silau pada layar monitor.

Kebisingan

  • Gunakan earphone untuk meredam kebisingan di sekitar ruangan.
  • Hindari sumber-sumber kebisingan yang ada.

Peregangan

  • Lakukan peregangan mata dengan metode 20-20-20, setelah menatap layar monitor selama 20 menit alihkan pandangan ke titik lain sejauh 20 kaki selama 20 detik.
  • Selain itu lakukan juga peregangan pada tubuh dengan Workplace Stretching Excercise (WSE).

Kesimpulan

Safety induction saat acara daring sangat penting mengingat terdapat risiko gangguan ergonomi dan potensi bahaya lainnya yang mungkin dapat terjadi. Diharapkan dengan pemberian safety induction sebelum acara dimulai dapat mengingatkan audience untuk mengatur posisi yang aman dan ergonomis selama mengikuti acara.

Safety Isn’t The Result But The Main Goal.

Referensi:

Perhimpunan Ergonomi Indonesia. 2020. Panduan Ergonomi “Working From Home

SFM. 2020. Ergonomic and Safety Tips When Working From Home

SFM. 2020. Ergonomic Workstation Education

Baca Tulisan

Marcellina Kamillia

Undergraduate Student of Occupational Health and Safety Universitas Sebelas Maret

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button