Analisis Kecelakaan : Baru Bekerja 2 hari, dr.Friska tewas akibat hirup gas di klinik
Tanggal kejadian: Senin,10 februari 2014
Lokasi Kejadian : Klinik Sapta Mitra, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi
Korban: dr. Friska Novaida Gultom dan 4 orang lainnya meninggal, 4 orang lainnya kritis di ICU RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
Ilustrasi Kejadian: Saat itu sekitar pukul 01.00 listrik di wilayah itu mati. Penjaga klinik lalu menyalakan genset yang berada di ruangan. Tentu saja gas buangnya tidak kemana-mana dan berampur dengan udara di ruang ber-AC. Pada pagi hari, baru diketahui seluruh pegawai klinik, termasuk dr. Friska Novaida Gultom sudah tidak bernyawa.
Sumber Berita: Majalah Katiga No.52/Th.VIII/2014 dan http://www.tempo.co/read/news/2014/02/11/064553214/Sehari-Praktek-Dokter-Friska-Jadi-Korban-Genset-Maut
Saya sangat menyayangkan kecelakaan ini karena bagaimana mungkin sebuah klinik yang mempunyai beberapa tenaga medis bisa meletakkan genset di dalam klinik. Saya yakin para tenaga medis sudah mengerti betapa berbahayanya gas karbon monoksida dari emisi buang terhadap manusia. Kecelakaan ini juga sebagai potret bahwa Keselamatan Kerja khususnya di lingkungan pelayanan kesehatan belum diterapkan secara maksimal.
Mari kita belajar dari kecelakaan kerja yang mengakibatkan 5 orang meninggal ini. Saya coba menganalisis kecelakaan ini dengan metode Fault Tree analysis. Silakan memberikan tanggapan dan masukan:
Berdasarkan analisis saya, terdapat 3 temuan mayor yang mengakibatkan kecalakaan ini terjadi, yaitu:
- Belum adanya identifikasi risiko terhadap pemakaian Genset di dalam ruangan klinik
- Belum adanya prosedur gawat darurat ketika mati lampu
- Analisis emisi Karbon Monoksida genset belum dilakukan
Semoga kita bisa belajar dari kecelakaan ini sehingga tidak perlu ada nyawa lagi yang hilang akibat emisi buang genset di dalam ruangan.
