Aspek Teknis

SNI Listrik untuk 9 Produk Listrik Berdasarkan Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2018

SNI Listrik (Standar Nasional Indonesia untuk Listrik) sangat diperlukan untuk menjamin produk-produk listrik yang kita gunakan sudah melalui pengujian sehingga dapat memastikan keamanan produk. Kementerian Energi Sumber Daya mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Wajib Standar Nasional Indonesia di Bidang Ketenagalistrikan.

Permen ESDM nomor 2 Tahun 2018 memberikan panduan kepada kita untuk memilih alat-alat listrik yang memiliki SNI. Permen ESDM nomor 2 tahun 2018 juga mencabut 11 regulasi lain dari Kementerian ESDM yang terkait dengan SNI.

SNI Listrik

Ilustrasi Soket Lampu

Berikut adalah daftar SNI Listrik untuk 9 Jenis Produk berdasarkan Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2018:

NoJudul SNIProduk ListrikDeskripsi
1SNI IEC 60196: 2015 Frekuensi StandarSistem tenaga listrikSistem tenaga listrik arus bolak balik fase tunggal dan fase tiga. Standar frekuensi untuk sistem yaitu 50 Hertz
2a. SNI 0225: 2011 Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011 (PUIL 2011)
b. SNI 0225: 2011 / Amd1:2013 Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011 (PUIL 2011) Amandemen 1
Instalasi listrik bangunanInstalasi Listrik bangunan perumahan, residensial, komersial,publik, atau bangunan sejenis lainnya sesuai lingkup sebagaimana terdapat pada SNI 0225:2011, yang dioperasikan dengan arus bolak balik sampai dengan 1000V atau arus searah sampai dengan 1500 V
3SNI IEC 60898-1:2009 Lengkapan Listrik - Pemutus Sirkit untuk proteksi arus lebih untuk instalasi rumah tangga dan yang sejenisnya - Bagian 1: Pemutus-sirkit untuk operasi a.b.b, sebagai standar wajib untuk pemutus sirkit proteksi arus lebih yang digunakan pada instalasi listrik rumah tangga dan yang sejenisnya, sebagai standar wajib untuk Miniatur Circuit Breaker (MCB)Pemutus sirkit proteksi arus lebih atau miniatur circuit breaker / MCB1. Pemutus sirkit proteksi arus lebih ( Miniatur Circuit Breaker/ MCB) yang digunakan pada instalasi listrik rumah tangga dan sejenisnya
2. MCB dengan tegangan pengenal tidak melebihi 440 v untuk antar fase
3. MCB dengan arus pengenal tidak melebihi 125 A
4. MCB dengan kapasitas hubung pendek pengenal tidak melebihi 25000 A
5. MCB yang mempunyai lebih dari satu arus pengenal sepanjang penukaran nilai arus pengenal tersebut tidak dilakukan tanpa menggunakan perkakas/ alat tambahan
4a. SNI IEC 61008-1: 2017 Pemutus Sirkit Arus Sisa Tanpa Proteksi Arus Lebih Terpadu Untuk Pemakaian Rumah Tangga & Sejenisnya - Bagian 1: Umum
b. SNI 04-6956.2.1-2005 Pemutus sirkit arus sisa tanpa proteksi arus lebih terpadu untuk pemakaian rumah tangga dan sejenisnya (RCCB) - Bagian 2-1: Penerapan persyaratan umum RCCB yang berfungsi tak tergantung dari tegangan saluran
c. SNI IEC 61008-2-2:2014 Pemutus sirkit arus sisa tanpa proteksi arus lebih terpadu untuk pemakaian rumah tangga dan sejenis (RCCB) - Bagian 2-2 : Penerapan aturan umum RCCB yang berfungsi tergantung dari voltase lin (IEC 61008-2-2.1990, IDT)
Pemutus sirkit arus sisa (RCCB)1. Pemutus sirkit arus sisa (RCCB) untuk pemakaian rumah tangga dan sejenisnya yang berfungsi tergantung maupun tidak tergantung pada tegangan saluran
2. RCCB yang tidak tergabung dengan proteksi arus lebih
3. RCCB dengan tegangan pengenal tidak melebihi 440 Volt arus bolak balik
4. RCCB dengan arus pengenal tidak melebih 125 Ampere
5. RCCB dengan arus operasi sisa pengenal tidak melebih 30 mA
5SNI IEC 60669-1: 2013 Sakelar untuk instalasi rumah tangga dan instalasi listrik magun sejenisnya Bagian 1: Persyaratan Umum (IEC 60669-1 (2000),IDT)Sakelar listrik1. Sakelar untuk instalasi rumah tangga dan instalasi listrik magun sejenis
2. Sakelar yang dioperasikan secara manual
3. Sakelar dengan voltase pengenal tidak melebihi 440 V arus bolak balik
4. Sakelar dengan arus pengenal tidak melebih 63 A
61. SNI IEC 60884-1:2014 Tusuk kontak dan kotak kontak untuk keperluan rumah tangga dan setipenya Bagian 1: Persyaratan Umum (IEC 6088401 (2002), Plug and socket outlets for household and similar purposes - Part 1: General Requirements, IDT).
2. SNI 04-3892.1.1-2003 Tusuk-kontak dan kotak-kontak untuk keperluan rumah tangga dan sejenisnya - Bagian 1-1: Persyaratan umum - Bentuk dan ukuran
Tusuk kontak dan kotak kontak 1. Tusuk kontak dan kotak kontak untuk keperluan rumah tangga dan sejenisnya
2. Tusuk kontak dan kotak kontak yang terpasang magun atau portable, dengan atau tanpa kontak pembumian
3. Tusuk kontak dan kotak kontak dengan voltase pengenal di atas 50 V tetapi tidak melebih 440 V
4. Tusuk kontak dan kotak kontak dengan arus pengenal tidak melebihi 32 A
5. Tusuk kontak dan kotak kontak pasangan dalam maupun pasangan luar
6. Tusuk kontak yang digabungkan dalam kabel senur
7. Tusuk kontak dan kotak kontak portable yang digabungkan dalam perpanjangan kabel senur
8. Tusuk kontak dan kotak kontak yang merupakan komponen peranti pemanfaat
9. Tusuk kontak dan kotak kontak penyambung peranti pemanfaat
7a. SNI IEC 61347-1: 2011 Perlengkapan Kendali Lampu - Bagian 1 : Persyaratan Umum dan Keselamatan
b. SNI baru SNI IEC 61347-2-3:2011 Perlengkapan Kendali Lampu - Bagian 2.3: Persyaratan Khusus Ballas Elektronik A.B untuk lampu fluorescent
Perlengkapan kendali lampuPerlengkapan kendali lampu untuk penggunaan pada suplai arus searah sampai dengan 250 V dan/atau suplai arus bolak-balik sampai dengan 1000 V pada 50 Hz
8a. SNI IEC 60598-1:2016 Luminer Bagian 1: Persyaratan umum dan pengujian (IEC 60598-1:2014,IDT)
b. SNI 04-6973.2.1-2005 mengenai Luminar - Bagian 2-1: Persyaratan Khusus -Luminer Magun - Luminer Magun Kegunaan Umum
c. SNI IEC 60598-2-2:2016 Luminer - Bagian 2-2: Persyaratan khusus - Luminer tanam (IEC 60598 -2-2:2011,IDT)
d. SNI IEC 60598-2-3:2016 Luminer - Bagian 2-3 : Persyaratan khusus - Luminer untuk pencahayaan jalan umum (IEC 60598 -2 -3 :2002 dan Amd.1:2011,IDT)
e. SNI IEC 60598-2-4:2012 Luminer - Bagian 2: Persyaratan khusus - seksi 4: Luminer kegunaan umum portabel (IEC 60598-2-4:1997,IDT)
f. SNI IEC 60598-2-5:2016 Luminer Bagian 2-5: Persyaratan Khusus - Luminer Lampu Sorot (IEC 60598-2-5:2015,IDT)
LuminerLuminer magun kegunaan umum yang digunakan untuk suplai voltase tidak lebih dari 1000 V

Luminer tanam yang digunakan untuk suplai voltase tidak lebih dari 1000 V

Luminer yang digunakan untuk pencahayaan jalan umum, pencahayaan luar ruangan publik, pencahayaan terowongan dan luminer tiang terpadu yang digunakan untuk suplai voltase tidak lebih dari 1000 V

1. Luminer Portable yang digunakan untuk suplai voltase tidak lebih dari 250 V
2. Luminer portable yang dalam penggunaan normal dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain sambil dihubungkan ke suplai

Luminer lampu sorot yang digunakan untuk suplai voltase tidak lebih dari 1000 V
91. SNI IEC 60335-1:2009 Peranti listrik rumah tangga dan sejenisnya-Keselamatan Bagian 1: Persyaratan umum
2. SNI 7609:2011 Peranti listrik rumah tangga dan sejenisnya Keselamatan Bagian 2.80: Persyaratan khusus untuk Kipas Angin
Kipas angin1. Kipas angin listrik yang dimaksudkan untuk tujuan rumah tangga dan sejenisnya, atau kipas angin listrik yang dalam penggunaannya dapat menjadi sumber bahaya bagi publik antara lain yang digunakan dalam pertokoan, industri kecil dan peternakan, dengan tegangan pengenal tidak lebih dari 250 V untuk peranti fase tunggal dan 480 V untuk peranti lainnya, termasuk kipas angin yang dilengkapi dengan kendali terpisah, meliputi jenis:
a. Kipas angin langit-langit;
b. Kipas angin meja
c. Kipas angin tumpu;
d. Kipas angin dinding; dan
e. Kipas angin saluran udara
2. Kipas angin yang ketika digunakan harus tetap terhubung secara langsung dengan sumber tegangan instalasi listrik
3. Kipas angin yang dilengkapi dengan sarana penyimpanan daya (baterai) yang dalam penggunaannya ada kalanya dihubungkan secara langsung dengan sumber tegangan dari instalasi listrik
4. Kipas angin yang digabung/dikombinasikan dengan luminer atau lengkapan lain

Unduh Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2018 di sini

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Saya berharap Anda selalu selamat

Komentar Anda?

Back to top button
Close