Berita Kecelakaan KerjaK3 Transportasi

Analisis Kecelakaan Bus PO Haryanto vs KA Menoreh

Pada Sabtu 8 Maret 2014 lalu, terjadi sebuah tabrakan antara kereta dengan  bus (lagi). Kali ini, tabrakan terjadi di perlintasan kereta Jalan H. Bosih Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Sebuah bus milik PO Haryanto yang mengangkut 32 anak yatim harus tertabrak oleh KA Menoreh dan terseret sejauh 50 meter. 4 orang kritis akibat peristiwa ini. Sang Supir Bus pun sudah ditangkap polisi sebagai tersangka.

Kecelakaan tersebut diakibatkan oleh perilaku tidak selamat (unsafe act) dari Sang Supir Bus yang menerobos palang pintu perlintasan kereta api meski bel sudah berbunyi.  Selain itu, terdapat juga faktor kondisi tidak aman (unsafe condition) yaitu rem bus yang blong sehingga membuat bus tidak dapat mempertahankan posisinya pada tanjakan setelah rel yang sempat macet.

Ada pula kontribusi dari angkot yang berhenti sembarangan sehingga menimbulkan kemacetan di tanjakan setelah rel. Padahal Kecelakaan tersebut terjadi pada hari sabtu jam 8.18 ketika kondisi lalu lintas tidak begitu padat.

Penulis mencoba mengurai kecelakaan ini dengan menggunakan teknik Root Cause Analysis (RCA) dengan berbekal pengetahuan penulis yang setiap kerja selalu melintasi lokasi tabrakan dan investigasi langsung dengan melakukan wawancara terhadap saksi mata.

RCA Haryanto2

Dari RCA tersebut terlihat beberapa penyebab dasar dari terjadinya tabrakan, yaitu:

  1. Palang pintu perlintasan kereta api yang tak dapat menutup
  2. Perilaku tidak aman dari supir bus
  3. Rem tangan bus gagal beroperasi (blong)
  4. Ada angkot berhenti

Adapun saran (corrective/preventive action) berdasarkan masing-masing penyebab dasar yang penulis ajukan adalah:

  1. Perbaiki pintu perlintasan kereta api’
  2. Adakan training tentang safety untuk supir-supir bus PO Haryanto lain
  3. Lakukan perawatan berkala untuk bus-bus PO haryanto
  4. Pasang rambu dilarang berhenti / media komunikasi lain untuk mengingatkan berbahayanya berhenti di tengah jalan

Kita harus menyadari bahwa di setiap kecelakaan, pasti terdapat banyak penyebab yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Polisi memang sudah menangkap supir bus untuk dijadikan tersangka,  tetapi masih terdapat kemungkinan kecelakaan yang sama terjadi lagi apabila penyebab dasar kecelakaan tersebut tidak segera diatasi.

Tampilan Penuh

Agung Supriyadi, M.K.K.K.

Health and Safety Manager di Perusahaan Multinasional, Master Degree di Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Indonesia. Selalu senang untuk berdiskusi terkait dengan K3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close