Tergesa Membuat Celaka

Apakah Anda pernah membuang kertas ke tempat sampah, namun Anda tidak membawa kertas tersebut ke tempat sampah melainkan Anda melempar kertas tersebut ke tempat sampah? Ternyata, Anda gagal memasukkan kertas tersebut, Anda pun terpaksa harus berjalan, mengambil kertas dan meletakkan kertas ke tempat sampah. Apa yang didapatkan? Sebenarnya, Anda akan melakukan pekerjaan tambahan untuk kembali, mengambil kertas, dan meletakkannya di tempat sampah. Bagaimana jika Anda tidak kembali? Mungkin seseorang akan melakukannya untuk Anda.

Hal yang sama juga berlaku dalam keselamatan proses. Jika Anda tidak melakukannya secara benar sejak pertama kali, Anda akan melakukan hal itu berulang kali atau harus meminta orang lain untuk melakukannya. Bedanya, keselamatan proses tidak sesedarhana membuang sampah dari lantai. Tidak melakukan tugas-tugas keselamatan proses (contohnya: mengecek instrument atau mengikuti prosedur) secara benar pada kali pertama maka hasilnya bisa sangat buruk untuk Anda, rekan kerja Anda, komunitas serta lingkungan.

Mengapa penting?

Mengambil jalan pintas pada tempat kerja telah berkontribusi terhadap kecelakaan terkait dengan keselamatan proses. Contoh jalan pintas yang dilakukan adalah:

  • Gagal untuk mengikuti prosedur
  • Mematikan alarm tanpa mengambil tindakan pengendalian
  • Gagal untuk memeriksa status tempat kerja secara keseluruhan
  • Melakukan sebuah prosedur tempat kerja tanpa membawa check sheet

Anda mungkin saja melakukan aktivitas ini ratusan kali, tetapi manusia hanya 99% dapat akurat. Tetapi, Anda memiliki kemungkinan 10 kali lipat untuk keluar dari prosedur yang rumit jika Anda tidak menggunakan checklist.

Prosedur yang tidak layak, tidak akurat atau tidak digunakan secara benar telah menciptakan kecelakaan besar dengan banyak kasus fatal dan luka-luka. Sebagai contoh, pada desember 1994, sebuah ledakan terjadi di pabrik pupuk pada Port Neal, Iowa. Pada kasus tersebut, terdapat 4 kasus fatal, 18 luka, banyak property hancur disertai dengan pelepasan zat kimia yang menciptakan dampak lingkungan yang signifikan.  Tim investigasi dari Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat menyimpulkan bahwa “ledakan dihasilkan dari kurangnya prosedur operasional keselamatan yang tertulis” sehingga menghasilkan kondisi rentan terhadap bahaya ledakan.

Gambar Kecelakaan Pupuk di Port Neal Iowa Tahun 1994

Sumber: https://www.exponent.com/experience/process-plant-explosion/?pageSize=NaN&pageNum=0&loadAllByPageSize=true

Bagaiamana jika sebuah pekerjaan tidak mudah untuk dilakukan? Mungkin ada pembacaan indikator instrument yang mengharuskan kita untuk naik tinggi dengan tangga, membuka tutup wadah atau tangki  untuk mengecek ketinggian, atau untuk pergi ke ujung tempat kerja hanya untuk mengecek posisi valve. Sangat mudah untuk melewatkan semua itu jika Anda sibuk. Anda mungkin akan berharap orang lain akan melakukan hal tersebut untuk Anda, namun jika semua orang berpikiran seperti itu, lantas siapa yang akan membereskannya?

Apa yang bisa dilakukan?

Selalu megikuti prosedur secara lengkap. Jika prosedur tidak akurat atau tidak benar, jelaskan masalah tersebut ke supervisor Anda. Mereka tetap ingin aktivitas tersebut untuk dilakukan secara benar dan selamat.

  • Ketika melakukan inspeksi lapangan, manfaatkan waktu dengan baik dan lakukan dengan teliti
  • Jika ada poin inspeksi yang sulit untuk diakses, instrument pengukur yang habis kalibrasinya atau tidak berfungsi, cairan yang tidak diketahui menetes dari pipa, agitator yang bergetar terlalu banyak, pompa yang mengeluarkan suara aneh, atau apapun itu yang tidak terlihat atau terdengar benar ketika Anda inspeksi, catat ini di ceklis dan komunikasikan dengan supervisor. Tidak ada orang yang dapat mengatasi masalah jika orang tersebut tidak tahu masalahnya apa.

Referensi:

Center for Chemical Process Safety. 2017. “Process Safety Beacon – September 2017 – English.” AICHE. September 1. Accessed September 18, 2017. https://www.aiche.org/ccps/resources/process-safety-beacon/201709/english.

Leave a Reply