Kecelakaan Akibat Pencurian dari Pipa BBM
Pencurian dari Pipa BBM (Bahan Bakar Minyak) merupakan hal yang sangat berbahaya namun kadang ada juga yang melakukannya. Sebuah kebakaran terjadi pada 28 Agustus 2014 jam 05.30 di sekitar jalur pipa BBM Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan SUkasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kejadian ini mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, kebakaran rumah dan sawah. Kebakaran diduga berasal dari kegiatan pencurian BBM dari pipa penyalur.

Kasus Pencurian BBM dari Pipa Sumber: https://m.liputan6.com/bisnis/read/2098484/menteri-esdm-minta-aparat-tangkap-pencuri-pipa-pertamina-subang
Pipa yang terbakar merupakan bagian dari jalur pipa BBM yang menghubungkan Terminal BBM (TBBM) Pertamina di Balongan dengan TBBM Plumpang Jakarta sepanjang lebih kurang 200 km. Jalur pipa ini mempunyai nilai yang sangat strategis karena merupakan sarana utama untuk memasok sebagian besar (80%) BBM di TBBM Plumpang, yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah DKI Jakarta dan sebagian Jawa Barat.BBM yang disalurkan melaui jalur pipa tersebut antara lain: Premium,Minyak Solar,dan Pertamax dengan flow rate mencapai 700 KL/Jam
Kebakaran Akibat Pencurian dari Pipa BBM
Pada hari Kamis tanggal 28 Agustus 2014 sekitar pukul 05.30 WIB telah terjadi kebakaran di lokasi bantaran sungai dan persawahan sepanjang 1 km dari lokasi kebocoran pipa milik PT.Pertamina (persero) di titik TP-56 TBBM Balongan. Lokasi kebakaran tersebut terletak di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Propinsi Jawa Barat.
Menurut keterangan dari Pertamina dan kepolisian Subang,masyarakat sekitar pada malam sebelumnya sudah mencium bau uap BBM, namun masyarakat tidak menyadari bahwa bau BBM tersebut berasal dari pipa BBM yang bocor. Kebocoran akibat illegal tapping ini meluas terbawa air dan masuk ke sungai dan menjangkau area permukiman penduduk. Kebakaran yang meluas sampai sejauh 1 km dari lokasi kebocoran pipa Pertamina diketahui pada pagi harinya sekitar pukul 5.30 WIB. Api membakar area persawahan, tanaman dan material disepanjang bantaran sungai yang mengalir di dekat lokasi kebakaran tersebut. Api juga membakar beberapa kendaraan, beberapa rumah penduduk sekitar, dan binatang ternak.
Analisa Penyebab
Berdasarkan investigasi di lapangan dan keterangan beberapa saksi,api berasal dari sampah yang terbakar kemudian membakar areal sekitarnya yang basah oleh aliran BBM yang berasal dari bocoran pipa BBM Pertamina. Kebocoran pipa BBM Pertamina disinyalir berasal dari kegiatan illegal tapping  (pencurian BBM) yang mengalir didalam pipa BBM Pertamina. Hal ini terlihat dari ditemukannya peralatan yang dipakai oleh pencuri dan terdapatnya pipa tapping yang masih menempel di pipa BBM tersebut. Luasnya cakupan area yang terbakar dan lokasi kebakaran yang berjarak sampai sejauh 1 km dari lokasi kebocoran pipa,  mengindikasikan bahwa aliran BBM yang berasal dari kebocoran pipa sudah berlangsung beberapa jam sebelumnya seperti penuturan masyarakat sekitar yang mencium bau BBM pada malam sebelumnya


Akibat kegiatan pencurian BBM di jalur pipa BBM Balongan-Plumpang telah mengakibatkan kebocoran pipa dan menyebabkan BBM yang keluar dari pipa tersebut mengalir secara liar ke areal sekitarnya sampai sejauh 1 km dari titik kebocoran. BBM yang membasahi areal persawahan dan mengalir ke sungai tersulut api dari sampah yang terbakar atau dibakar oleh masyarakat sekitar,  mengakibatkan kebakaran meluas dengan hebat sehingga menyebabkan timbulnya korban jiwa dan properti milik masyarakat berupa: sawah,rumah,kendaraan,dan binatang ternak.
Pesan Keselamatan
Pembelajaran yang dapat diambil dari kejadian ini adalah:
- Masyarakat harus ikut serta dalam mengamankan pipa penyalur BBM karena minyak yang berada di dalamnya adalah untuk kesejahteraan bersama.
- Jalur pipa mengandung kerawanan tinggi, khususnya dari sisi keamanan yang dapat berdampak luas.
- Aspek keamanan   perlu menjadi perhatian dan harus dikelola dengan baik antara lain melalui pengawasan sepanjang jalur pipa dan menerapkan Sistem Manajemen Pengamanan yang baik
- Untuk jalur pipa, perlu dilakuklan kordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan setempat agar tindakan ilegal dapat diantisipasi dengan cepat sebelum meluas.
- Untuk jalur pipa sesuai dengen Kepmen ESDM no 300/1997 tentang Keselamatan Pipa wajib dilengkapi dengan analisa risiko pipa (pipe linerisk assessment)
- Sepanjang jalur ROW ( Right of Way) harus bebas dari bangunan dan sumber bahaya lainnya. baik  dari  tindakan  kriminal  maupun terorisme.Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dibuat analisa risiko yang memasukkan faktor ancaman keamanan sebagai risiko yang tinggi.
- Untuk memitigasi timbulnya gangguan keamanan yang sudah terbukti bisa menimbulkan risiko kebakaran, bahkan akan berimplikasi terhadap masyarakat luas akibat terganggunya ketersediaan BBM, apalagi kalo terjadi di wilayah ibukota negara (DKI); maka perlu dibentuk satuan patroli rutin jalur pipa dan perlunya kerjasama dengan aparat keamanan sepanjang jalur pipa untuk mengawasi jalur pipa. Akan lebih baik kalau pengawasan juga melibatkan masyarakat sepanjang jalur pipa.
Referensi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. 2016. Atlas Keselamatan Migas. Jakarta: Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi .
assalamualaikum wr.wb. mau ikut tanya, untuk jadwal kuliah K3 jalur ekstensi / jalur karyawan mulai jam berapa ya?
Untuk Jalur Ekstensi di K3 FKM UI setau saya sudah tidak ada